DLH Kabupaten Bogor Intensifkan Program Lingkungan Juni–Agustus 2025

IMG_20250826_131510
IMG_20250826_131523
IMG_20250826_131536
IMG_20250826_131602

hariandetiknews.id – BOGOR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor gencar melaksanakan berbagai program dan penindakan lingkungan sepanjang Juni hingga Agustus 2025. Sejumlah kegiatan strategis dilakukan, mulai dari edukasi masyarakat, penanganan sampah, hingga penindakan terhadap pencemar lingkungan.

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, DLH menggelar apel bersama dan giat bersih sampah plastik yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah. Kegiatan ini sekaligus membangun kesadaran kolektif akan darurat sampah plastik.

DLH juga ikut serta dalam Helaran Budaya Hari Jadi Bogor ke-543 dengan melakukan operasi bersih sepanjang rute pawai dari Kantor Bupati hingga Stadion Pakansari, Cibinong. Sementara di gelaran Kabogor Fest 2025, DLH menghadirkan layanan uji emisi kendaraan bermotor gratis serta edukasi pengelolaan lingkungan.

Di bidang tata lingkungan, DLH menggelar Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Ciampea 2025–2045.

Selain itu, DLH bersama tim gabungan melaksanakan serangkaian verifikasi lapangan dugaan pencemaran lingkungan, antara lain di Desa Lulut (limbah B3), Desa Cibadung Kecamatan Gunung Sindur (ternak ayam dekat pemukiman), dan Desa Tegal Wangi Kecamatan Jasinga (urugan limbah SBE di sawah warga). Penindakan juga dilakukan terhadap pabrik daur ulang non-logam di Kembang Kuning, Klapanunggal yang mencemari udara.

Untuk menjaga kebersihan kota, DLH melakukan pembersihan sampah di berbagai titik, termasuk pintu air Kali Cikaret, Setu Cikaret, pertigaan Cilebut, dan Kali Baru Cibinong. Penertiban Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal serta bangunan liar di kawasan Puncak juga menjadi fokus, dengan pemasangan papan peringatan di beberapa lokasi.

Di sisi penghijauan, Bupati Bogor Rudy Susmanto menginstruksikan gerakan “1 ASN 1 Pohon” dan pembuatan lubang biopori. Dari 25.764 ASN yang ada, terkumpul 25.764 bibit pohon dan 257.640 lubang biopori yang berfungsi menjaga konservasi air dan tanah.

“Semangat berbenah dan menjaga lingkungan harus terus kita gelorakan, demi terciptanya Bogor yang istimewa, nyaman, dan sehat,” ujar Bupati Rudy Susmanto.

Rangkaian program tersebut menjadi bukti komitmen Pemkab Bogor dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan keberlanjutan alam./Ade

Editor: Ade Cantika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *