Santunan Anak Yatim 1448 H, Wujud Kepedulian Pemdes Bantarjati

IMG-20260625-WA0099

HarianDetikNews.id – KLAPANUNGGAL, BOGOR – Pemerintah Desa Bantarjati, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan santunan anak yatim pada hari Kamis, 25 Juni 2026 bertepatan dengan tanggal 10 Muharam 1448 Hijriah.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.30 WIB ini berjalan khidmat dan penuh rasa kebersamaan serta kepedulian sosial. Sebanyak 111 anak yatim dari seluruh wilayah Desa Bantarjati menerima santunan secara langsung dalam acara tersebut.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Bantarjati, Supena Jaya Atmaja, beserta jajaran aparatur desa, pengurus TP-PKK, Ketua/Wakil MUI Desa Bantarjati, Ketua BPD, LPM, Linmas, Satpol PP, organisasi Karang Taruna, serta tokoh Masyarakat.

Turut hadir dan berperan aktif menyukseskan acara ini adalah para Ketua RT, Ketua RW, serta Kepala Dusun se-Desa Bantarjati yang senantiasa menjadi garda terdepan dalam membangun kebersamaan dan menjaga ketertiban serta kondusivitas lingkungan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Supena Jaya Atmaja menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini tidak menggunakan anggaran dari APBD maupun APBDes, melainkan bersumber dari sumbangan sukarela para dermawan dan donatur yang peduli terhadap kesejahteraan anak-anak di desanya. Hal ini menjadi bukti nyata tingginya kepedulian dan semangat gotong royong yang masih terjaga baik di tengah warga Desa Bantarjati.

“Alhamdulillah, tahun ini kita dapat menyalurkan santunan kepada 111 anak yatim. Ini semua berkat kepedulian para donatur, bukan dari anggaran desa. Semoga Allah membalas kebaikan mereka semua,” ungkap Kades Supena Jaya Atmaja.

Selain melaksanakan kegiatan sosial, Kades juga menyampaikan cita-cita besarnya untuk kemajuan desa, yaitu mendirikan sekolah negeri tingkat SMP dan SMK yang dapat diakses secara gratis oleh seluruh warga Desa Bantarjati.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda dan memberikan kesempatan yang setara bagi anak-anak desa untuk menempuh pendidikan lebih tinggi tanpa terbebani biaya.

Tidak hanya di bidang sosial dan pendidikan, Pemerintah Desa Bantarjati juga terus berusaha memajukan sektor olahraga. Meskipun belum tercantum dalam anggaran resmi desa, pihaknya telah mengaktifkan kembali lapangan bola yang ada. Kini, warga yang memiliki hobi berolahraga dapat memanfaatkan fasilitas tersebut, bahkan telah dibentuk Sekolah Sepak Bola (SSB) yang memberikan keikutsertaan secara gratis khusus bagi anak yatim dan piatu.

Kegiatan santunan ini menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah desa yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, pendidikan, dan kesehatan jasmani masyarakat. Semangat berbagi dan kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat terus terpelihara dan menjadi dasar yang kuat untuk kemajuan Desa Bantarjati ke depannya./Ade

Penulis: Ade Cantika Editor: Ade Cantika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *